Sunday, October 05, 2008

Lebaran 1 Syawal 1429 H

1 syawal 1429 H, bangun pagi, cuaca cerah banget.. Terus siap-siap mandi mo pergi Sholat 'id ke Mesjid dekat rumah. Niatnya si pengen sholat 'Id di lapangan kantor Walikota lama seperti taon lalu, cuman nggak kesampaian karena bang Mardi - abg ipar gue - yang biasa nemanin gue kemana2 dapat jatah jadi ketua Ramadhan di mesjid kami, jadi pas sholat 'id dia wajib hadir disana tuk bacain laporan pertanggung jawabannya deh.

Selesai sholat 'id, pulang. Ketupat gulai taucho mama udah menanti tuh. Ups, acara sungkeman dulu dong tentunya. Saling sungkeman ama adik kakak gue tercinta. Ada rasa senang dan ada pula yang terasa kurang. Dibanding masa2 lalu pada momen yang sama.

Taon ini tiada lagi hadir papa kami tercinta dalam suasana riang hari raya. Namun sebagai anak yang ditinggalkan kami tak lupa mengunjunginya di pusaranya. Setelah menyantap hidangan hari raya buatan mama, kami sekeluarga berangkat ziarah ke makam papa tercinta.

Meskipun taon ini papa sudah tidak lagi bersama kami sekeluarga, namun Allah SWT ternyata maha adil dan bijaksana. Dia melahirkan putri pertamaku tersayang melalui istri ku tercinta dengan selamat dan sehat tepat dihari ke 9 bulan suci Ramadhan 1429 H. Tangisan tanpa dosa dan aura suci tubuhnya kembali membuka cahaya kebahagiaan ditengah keluarga besar kami.

Subhanallah, tubuh kecil mungil itu mampu memberikan arti yang sangat besar dalam kehidupanku. perlahan tapi pasti membuat rovolusi dalam sejarah kehidupanku. Pembuka cahaya dibulan Puasa. Itulah arti dari nama yang kuberikan kepadanya.

(tobecont)

No comments:

FACEBOOK

Powered By Blogger

Me At All Time